Showing posts with label KDrama. Show all posts
Showing posts with label KDrama. Show all posts

Sunday, August 9, 2020

My Real Favorite OPPA


Wow, been so long ya ga bahas tentang kokoriyaan. Rindu juga rupanya. Jangan ditanya sudah berapa tema saya skip alias ketinggalan. But, life must go on kan. Mari kita tenggelamkan kembali jiwa, raga, pikiran dan imajinasi pada ke-halu-an yang hakiki lagi, haha.

This topic will be improving yet increasing our sense of "halu". Gimana ga, yang bakal dibahas adalah para makhluk Tuhan paling ga masuk akal, wkwkwk. Kalo zaman dulu tuh trend banget barbie dan ken (barbie versi cowok), kalo sekarang kayaknya tergeser tuh sama para oppa, eonni, dongsaeng, atau bahkan ahjussi. But before, enaknya kita obrolin dulu nih ya sebenernya definisi kesemua istilah tersebut tuh apa, biar afdhol gitu yekan. So, here we go, girls!!!

Oppa : sebutan dari cewek untuk cowok yang lebih tua tapi dengan gap usia ga terlalu jauh. Di Indonesia sebutan ini bisa dianggap seperti "abang", "mas", "akang". Biasa juga digunakan seorang cewek untuk manggil pacarnya.

Noona : sebutan dari cowok untuk kakak perempuannya, atau cewek yang dianggap lebih tua dari dia.

Eonni : sebutan dari cewek untuk kakak perempuannya, atau cewek yang di-kakak-kan.

Hyeong : sebutan dari cowok untuk kakak laki-lakinya, atau cowok yang dianggap kakak.

Dongsaeng : sebutan bagi cowok ataupun cewek yang lebih muda. Kenal istilah "berondong", kan? It might be referred to this

Ahjussi : sebutan bagi laki-laki yang jauh lebih tua, dengan pautan usia lumayan jauh, mungkin kayak kita manggil "om" gitu? Ada juga yang menyebutkan usia 30-an sudah bisa dibilang Ahjussi, tapi saya kurang sreg. Karena apa? Karena itu artinya saya pun sudah bisa dibilang Ahjumma dengan definisi itu, wkwkwk. 

Ahjumma : sebutan bagi perempuan yang jauh lebih tua, dengan pautan usia lumayan jauh. Sejenis "tante" lah ya. Dan aku bukan tante-tante, makanya kurang sreg sama patokan usia 30 untuk panggilan ini wahaha.

Nah, lumayan ada gambaran kan sama istilah-istilah tadi. Now, let's turn to the points, gaes!

Jadi, tema spesifiknya kali ini tentang favorit oppa/eonni/hyeong/ahjussi/ahjumma/dongsaeng. Tapi, karena saya ini cewek dan kurang suka berondong (maap yak bagi pecinta berondong, tak maksud diskriminasi haha), yang saya usung hanya oppa, eonni dan ahjussi saja, okey!

Btw, kalo saya suka sama mereka ini belum tentu saya udah nonton semua filmnya ya. Karena sungguh, dasar utama saya suka sama mereka masih dengan alasan fisik, wahaha. As I told previously, makhluk Tuhan paling ga masuk akal

---

Moon Geun-young

Moon Geun Young (문근영) - MyDramaList

Pertama kali ketemu #halah waktu dia berperan sebagai Eunso kecil di drama Autumn in My Heart. Dari situ saya udah mulai tertarik sama muka dia yang kental banget Korea-nya. Ditambah cara dia ngomong, aaah sweeeeetttooo! Lucu gitu. Sejak saat itu saya ikutin perkembangan perfilman dia. Years by years, ternyata tuh muka ga berubah-ubah secara mencolok. Ga kayak kebanyakan aktris Korea Selatan lain yang kadang jomplang gitu, apalagi dibandingin dengan foto mereka kecil/mudanya. Geun-young ini termasuk yang mirip ketiplek sama foto-foto dia kecil dulu. Boleh lah saya claim dia masih natural original. Walaupun mungkin aja dia tetep jelanin beberapa proses aestetik, but I personally can say that she didn't wanna try to be "another person". For me myself, that is more than enough haha. Selain itu, saya juga suka skill dia dalam beradu akting. Peran imut, jutek, sombong, baik hati cangkang keong, masuk dengan sukses.

Nama lengkapnya Moon Geun-young, kelahiran 6 Mei 1987. Dari usia sih kami bisa dibilang sepantaran, dulu sempet main bareng bola bekel sih wahaha. Cuma beda tiga tahun lha yaa. So, let me proudly crown her as "MY FAVE EONNI"!!! Chukkae!!

Song Hye-kyo

K-drama star Song Hye-kyo talks about love, living through tough times, her  personal jewellery style and why she launched Chaumet's Bee My Love  collection | South China Morning Post

Pertama kenalan sama mbak satu ini pun di drama yang sama, Autumn in My Heart. First impression, CANTIK bikin mampus. Pernah halu di masanya, punya muka seanggun dia, wahaha, namanya juga bocah lah yaa. Ga se-intens Geun-young, yang film dan dramanya saya ikutin banget, mbak Hye-kyo ini ketemu lagi dengan saya ke-dua kalinya di drama Full House. Lha, filmnya aja sudah bagus, pemainnya beliau ini disandingkan dengan om Rain, ya makin kesengsem deh saya. Terlepas dari rumor, isu, dan segala gosip tentang beliau ini, saya memang tidak mengikuti. Bukan cuma Hye-kyo aja sih, aktris dan aktor lain pun saya tidak begitu concern dengan kehidupan pribadinya.Lha wong hidup kitaorang aja udah susah, ngapain bikin tambah susah dengan nambah-nambah tau kehidupan orang lain, betul? haha.

Well, mbak Hye-kyo ini kelahiran 22 November 1981 tapi muka kelahiran 1991 hahaha. Kalo secara usia, mungkin cocok masuk ke Ahjumma mungkin ya. Tapi, secara penampilan,she's still my pretty Eonni as well. Uhhhh, gemashh deh saya sama yang awet-awet muda begini. Takaran Sodium benzoat-nya berapa siiih ah!

Lee Min-ho

Lee Min Ho Unggah Foto Memakai Baju Koko, Netizen Bilang Baru Pulang Jumatan

Komen buat foto : Bang, gatel ya lehernya? Sini tak garukin, awwww!!

Alasan suka, GANTENG!! Senyumnya adem kayak kipasan AC. Ngomongnya cimit-cimit antara cool dan lembut macem es krim. Gimana ga kelepek-kelepek liatnya. Lalala~haha. 

Saya dengan dia itu ibarat Love at The First Sight. Temu pertama kali di City Hunter, karena saya nonton Boys over Flowers-nya telat, pemirsa! Lha kok imut, lha kok ganteng, lha kok lucu, lha kapan kau melamarku, bang! Wahaha. 

Setelahnya, ketemu lagi di The Heirs. Masih seganteng itu, okey, fix, saya pengagum-mu dalam diam. Biarkan doa yang memediasi kita. Hahaha. Sip, BUCIN mode is detected!! 

Ayang Min-ho ini kelahiran 22 Juni 1987. Deketan usianya kita, bang! Ya sudah, mau ya jadi Oppa saya? Ya, ya ya?! Kemudian lanjut meng-halu.

Song Seung-heon

Fakta Unik Song Seung Heon yang Perlu Kamu Ketahui!

Komen foto : Gomawo, bae, sudah kirim aku selfie begini pas lagi rindu-rindunya. Iya, tenang aja, aku setia padamu, kok!

Bahh!! Nih ya, saya deklarasikan pada dunia. SAYA INI PECINTA LELAKI MATANG yang sudah ranum tinggal petik dan makan wkwkwk. Mau beda 13 tahun juga tak apa kok, beneran deh! Syaratnya cuma satu : macem abang Seung-heon ini haha. Sederhana, bukan?

Kali pertama, lagi-lagi Autumn in My Heart. Kenapa sih dia harus se-keren itu? Se-wibawa itu? Jiwa haus kasih sayang dan manjaan saya bergejolak, gaesss!! 

Senyumnya aja udah nampakin kedewasaannya. Gini ini lelaki sejati versi saya, lala~. 

Seung-heon kelahiran 5 Oktober 1976. Bang, tanggal lahir kita beda 2 hari doang, lho! Nanti kita rayain bareng ya! hihi. Bahas umur, abang sudah masuk Ahjussi mungkin ya. Tapi, buat saya, tetap lah My Oppa Ever!

---

Jadi, begitulah bahasan kita kali ini ya, kawans. Semua penuh ke-halu-an, I know. Tapi, dalam lubuk hati terdalam, tetap Oppa Ali ayahnya Anis yang paling terfavorit. Woooo jelas dong, dia yang paling berani ngelamar saya segera, ahiwww! Maaf ya, oppa Min-ho, oppa Seung-heon, tolong cari yang lain dulu aja! Mianhae! For all, keep halu-halu yessss!! Luvvvvv!

Tuesday, July 14, 2020

Ongoing yang Kaya akan Manfaat

Picture by BlackCatsSVG

Annyeong! 
Apa kabar, chingu-deul?
Juga para warga Republik Kokoriyaan, damang
From Korean to Sundanese ceritanya 😆

Jika sapaan sudah ke-koreakorea-an begitu, sudah barang tentu bahasan kali ini sangat erat kaitannya dengan dunia para oppa dan eonni 🤭

Nah, sedikit cerita dulu yaa. Dulu, awal-awal saya menyukai KDrama, selain mengikuti serial di televisi, juga membeli kaset DVD (bajakan tentunya, Astagfirullaah 😣). Di zamannya, download atau streaming melalui web penyedia tontonan bukanlah hal yang lumrah. Selain harga quota internet yang masih lumayan mahal, akses internet yang belum semudah saat ini, juga rasanya belum banyak penyedia jasa tontonan. Sehingga, KDrama ongoing belum terlalu populer, apalagi yang merujuk langsung jadwal rilis di negara asalnya (kecuali bagi pelanggan tv cable). KDrama yang sudah tamat (completed) tentu menjadi pilihan, karena saya membeli kaset DVD satu judul berisi sekitar tiga hingga empat keping untuk episode awal hingga akhir.

Seiring berjalannya waktu, teknologi internet makin canggih dan umum. Penyedia tontonan pun menjamur, dari bentuk aplikasi yang legal hingga web ilegal. Akses untuk menikmati tontonan ongoing yang realtime dengan negara produsernya menjadi semakin mudah, tak harus berlangganan tv cable juga semacamnya. Hingga akhirnya, KDrama ongoing pun semakin digemari.

Manfaat Menikmati Tontonan Ongoing :

1. Melatih kesabaran
KDrama tidak seperti sinetron di Indonesia yang bisa tayang setiap hari selama seminggu. Pada umumnya, serial KDrama akan rilis sebanyak dua kali dalam seminggu dengan jadwal yang tetap. Terdapat jeda beberapa hari untuk dapat mengetahui kelanjutan dari judul yang sedang kita nikmati, bukan? Penantian ini yang secara tidak langsung melatih kita untuk bersabar.

2. Mengembangkan daya imajinasi
Selama jeda penantian episode terakhir menuju episode selanjutnya, tak sedikit dari kita yang akhirnya mengira-ngira lanjutan jalan cerita. Sambil berbincang dengan kawan yang sama-sama mengikuti judul tersebut, saling mengutarakan imajinasi masing-masing akan plot yang mungkin akan terjadi. Jelaslah, daya imajinasi pun terasah karenanya.

3. Lebih mendalami film juga hal-hal yang berkaitan dengannya
Dengan adanya jeda, artinya, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu judul pun akan semakin lama. Katakanlah, satu minggu tayang dua episode. Jika, satu judul berisi enam belas episode, maka setidaknya delapan minggu kita baru dapat menamatkan judul tersebut. Selama kurun waktu itu, juga selama jeda penantian, kebanyakan dari pengikut judul tersebut akan mencari informasi lebih mengenai film itu, seperti para tokohnya, original soundtrack-nya dan juga berita-berita viral yang berhubungan dengan tokoh pemain serta film tersebut. 

4. Melahirkan lebih banyak komunitas
Para penikmat KDrama ongoing ini akan banyak mencari tahu tentang segala hal yang berkaitan dengan film yang sedang diikuti. Salah satunya, melalui media sosial. Tak jarang yang berawal dari saling comment di kolom komentar, akhirnya bersatu dan membentuk komunitas baru dengan ketertarikan yang sama. Komunitas penggiat KDrama pun kian menjamur.

5. Terciptanya jiwa-jiwa "detektif"
Kisah lain dari mengikuti serial ongoing adalah mengenai spoiler. Untuk mereka yang anti-spoiler club, sudah pasti akan menutup telinga dan mata rapat-rapat sebelum akhirnya berkesempatan untuk menonton episode terakhir yang tayang. Tapi, banyak juga para spoiler club, di mana mereka akan mengulik, dari sumber apa pun, informasi mengenai boacoran cerita untuk episode selanjutnya. Akhirnya, para "detektif spoiler" pun merajalela.

Cukup banyak rupanya manfaat dari menikmati serial ongoing tersebut. Mungkin, chingu-deul memiliki tambahan manfaat lain?

Lalu, bagaimana dengan saya? Apakah serial ongoing yang paling dinanti? Hohoho, tentu saja tidak, Euis! Jelaslah saya akan lebih memilih KDrama completed ketimbang ongoing, dengan pertimbangan "saya tidak suka dibuat penasaran" haha. Tetapi, hal ini tentulah juga tidak mutlak. Jika ada judul ongoing yang ternyata nggregeti hingga akhirnya dirasa cukup untuk menjadi "worth the wait", tentu tidak menutup kemungkinan saya pun akan dengan setia dan sabar menanti hehe. Saya tak sesaklek itu, kok 🤭 Tidak sedikit juga serial KDrama ongoing yang sudah berhasil dan atau sedang saya pantengi 😆

Nah, para warga kokoriyaan lain pun bersuara tentang topik ini, nih! Seru, lho, menelisik opini mereka tentang serial ongoing dan completed! Kindly check them out, fellas!💙💙💙

Kak Rijo - Dear, Kang-chul
Teh Lala - You Complete Me
Mbak Ima - Dari Sebuah Cerita, Aku Butuh Kepastian
Teh Gita - Ongoing Makes Me Crazy
Mbak Rosy - Kenapa Ongoing Kalau Bisa Completed
Kak Lendy - Drama Ongoing : Once Again
Mbak Rani - Dari Ongoing ke Marathon
Mbak Dee - 7 Alasan KDrama Ongoing Lebih Asyik Ditonton
Mbak Asri - Semua Unik, Semua Asyik
Mbak Litha - King Maker The Change of Destiny
Kak Risna - Balada Nonton Drakor Ongoing

Wednesday, July 8, 2020

KDrama yang Tak Lekang oleh Waktu

Apakah kalian tipikal orang yang suka mengulang sesuatu yang disenangi? Membaca ulang buku favorit atau menonton kembali film-film yang berkesan? Well, kita sama! Bahkan, pengulangannya pun bukan untuk sekali dua kali, tetapi, berkali-kali. Tidak melihat tahun rilis juga tahun pertama membaca atau menonton buku dan film tersebut, jika membekas, meskipun sudah lewat satu dekade, tetap menjadi santapan segar yang tak lekang oleh waktu.

Dalam hal ini, saya ingin curhat tentang KDrama apa saja yang "tak lekang oleh waktu", menurut saya pribadi tentunya.

Untuk saya yang sangat mudah baper tentang film, cukup banyak list tontonan yang membekas dan sering diputar hingga kini. Alasan "jatuh hati" dari setiap filmnya pun akan berbeda secara spesifik. Ada yang karena pemainnya, ada juga yang memang karena jalan ceritanya, bahkan ada juga yang karena alunan musiknya. Yang pasti, kesemuanya memberikan kesan mendalam untuk saya. 

So, ini lah tiga KDrama ter-favorit yang masih setia ditonton ulang, tidak termakan zaman :

1. Cinderella's Stepsister
Picture by Wikipedia

Ada beberapa alasan kuat untuk saya tetap menonton serial ini di tahun 2020, meskipun awal rilis KDrama tersebut pada tahun 2010. Alasan pertama, tentu karena pemain kesukaan saya, Moon Geun-young, berperan sebagai tokoh utama di film ini. Makin jatuh hati ketika  rapper imut nan gagah dari boyband 2PM, Ok Taec-youn melakukan debut bermain perannya di sini. 

Selain itu, peran Moon Geun-young, sebagai Eun-jo, gadis yang banyak menerima kesukaran hidup sejak kecil, hingga akhirnya bertumbuh menjadi seseorang yang dingin dan "terlihat" sinis serta tanpa emosi, membuat saya semakin tertarik. Scene ter-favorit saya, saat Eun-jo terjatuh dan terluka cukup parah, hingga akhirnya diselamatkan dan diobati oleh Ki-hoon (diperankan oleh Chun Jung-myung), tanpa ekspresi apapun, datar dan dingin, dia menghadapi luka besar yang dibasuh oleh antiseptik. Saya merasa sangat attached dengan scene ini, karena seperti bercermin pada diri sendiri yang lumayan kebal dengan rasa sakit. Sulit untuk menangis. Karena merasa bahwa permasalahan di dunia sangat jauh lebih menyakitkan dari sekedar luka menganga. Bahkan, saya pun harus melakukan dua kali pembiusan saat C-section dulu, itu pun saya tetap terjaga selama proses pembedahan berlangsung, tanpa tidur sama sekali dengan dosis yang ditinggikan. Dokter anastesi pun merasa kaget, hehehe.
Melihat Eun-jo di film ini benar-benar seperti melihat diri sendiri dengan kemasan berbeda. Eun-jo yang sinis, saya yang ingin selalu terlihat bahagia.

Scene favorit lainnya adalah saat Eun-jo menikmati sekali suara letupan-letupan proses fermentasi beras menjadi soju untuk meredakan segala perasaannya. Saat sedih, saat kesal, saat kecewa, dia akan langsung berlari ke brewery (ruang pembuatan minuman beralkohol), diam menyendiri sambil menempelkan telinganya pada kendi tempat proses fermentasi minuman. Suara letupan itu seperti penenang, hingga akhirnya dia mendapatkan beasiswa untuk jurusan biologi dan memperdalam dunia brewing secara ilmiah. 

Hal lain yang menarik dari film ini, mengenai cinta yang tulus mampu meruntuhkan pertahanan arogansi seseorang. Di mana, ayah tiri Eun-jo, Dae-sung (diperankan oleh Kim Kap-soo), yang selalu mendapat penolakan dari Eun-jo, bahkan, cenderung dimanfaatkan olehnya, tetap menunjukkan afeksi yang tulus luar biasa, menganggapnya sama sebagai anak perempuannya, hingga akhirnya Eun-jo pun luluh dan menyadari bahwa ternyata dia sangat menyayangi ayah tirinya tersebut, walaupun, saat sadar, penyesalanlah yang tertinggal. Karena Dae-sung sudah meninggal dunia.

Di luar plot, saya pun sangat menyukai backsound dari setiap scene. Jenis musik menenangkan yang lembut. Membawa suasana semakin baper.

Soundtrack penutupnya pun menjadi list "evergreen songs" yang masih suka saya putar ulang hingga sekarang, yaitu lagu yang dibawakan oleh Yesung "Super Junior" yang berjudul "It has to be You". 

Menurut saya, perpaduan antara kisah cinta, kisah keluarga, juga tentang pursuing  mimpi, sangat apik dipadankan di film ini. Membuat 20 episode terasa sangat singkat dan tetap enjoyable.

2. Playful Kiss
Picture by Pinterest

Sudah barang tentu karena kisahnya yang "jiplakan" Itazura na Kiss menjadi alasan utamanya. Dorama Jepang tersebut masih suka saya tonton ulang, begitu juga versi Korea Selatannya. Kisah yang klasik, si jenius dari keluarga kaya raya dengan si bodoh dari keluarga melarat, akhirnya jatuh cinta. Entah mengapa, kadang hal-hal ringan seperti ini justru menjadi suatu hal yang menyenangkan untuk dinikmati berulang-kali. 

Hal menarik, saat Oh Ha-ni, si gadis bodoh, berusaha sekuat tenaga untuk bisa lulus di sekolah keperawatan demi menjadi perawat yang akan mendampingi Baek Seung-jo, yang saat itu memutuskan menjadi dokter. Seperti memberi pesan moral : tidak ada usaha keras yang sia-sia, akhir dari cerita ini cukup melegakan bagi saya. Happy ending yang menggemaskan. Pengemasan film yang bertabur romansa elegan dengan sedikit sentuhan komedi sangat cocok dinikmati saat butuh tontonan penyegaran dan selingan.

3. Full House
Picture by Wikipedia

Siapa yang tidak mengikuti KDrama yang dibintangi oleh Song Hye-kyo (sebagai Ji-eun) dan Rain (sebagai Young-jae) ini? Dengan humor yang segar, namun, penuh dengan romansa sederhana, film ini lumayan memainkan perasaan saat saya menontonnya. Terutama saat adegan di mana akhirnya keluarga Young-jae mengetahui "drama kebohongan" dalam pernikahannya dengan Ji-eun, hingga akhirnya Ji-eun harus berpisah dengan keluarga tersebut, padahal, dia memang benar-benar sayang pada mereka, juga pada Young-jae. Bawang sekali bagian tersebut, hehe. 

Selain alur cerita, soundtrack dari film ini pun sangat easy listening dan lagi-lagi "evergreen" bagi saya. Seperti; Destiny yang dibawakan oleh WHY, I Think I yang dibawakan oleh Byul, The First Time in The First Place oleh Lee Bo Ram, masih sangat enak dinikmati hingga tahun 2020 ini. Bahkan, lagu yang berjudul Destiny, menjadi lagi favorit saya kala menemani suasana hati yang sedang galau 🤭

***
Kadang, KDrama lain pun masih suka saya tonton sekilas, walaupun bukan drama favorit saya. Tapi, ketiga drama di atas, saya mampu mengulangnya dengan runut dari eposide pertama hingga akhir, dengan tetap memberi sensing yang sama. Akan tetap menangis di adegan sedihnya dan atau histeris di bagian romantisnya. Ada yang sekubu dengan saya? 🥰

Untuk referensi, sobat kokoriyaan saya pun sudah berbagi, loh, tentang KDrama apa saja menurut mereka yang "tak lekang oleh waktu". Sila dicek-cek, ya! 💙

Mbak Ima - Ngidam nonton drakor ini waktu hamil

Teh Gita - Kenapa Drakor Ini Bisa Gue Tonton Ulang

Kak Rijo - Dari Cerita Cinta antara Pria dan Wanita sampai Cerita Cinta antara Pemimpin dan Rakyatnya

Kak Dwi - Drama nan Candu

Kak Risna - Terkadang Mending Nonton Ulang daripada Memulai yang Baru

Teh Lala - 4 Alasan Menonton Ulang Drakor

Kak Lendy - My Random List : Korean Drama Fave